Banyak virus yang tersebar lewat jaringan komputer di warnet maupun kantor terutama akibat adanya akses internet. Satu komputer client saja yang terinfeksi, akan bisa menginfeksi seluruh jaringan komputer yang mungkin hingga ratusan. Apalagi setiap komputer client men-share file/folder akan lebih mudah terkena virus yang notabene selalu mencari peluang untuk mengandakan diri dan kemudian menyebar.
Simak cara mengatasinya dari Norman antivirus di bawah ini:
Menghentikan jaringan berbagi infectors
Banyak virus sekarang adalah berbagi infectors. Mereka menulari buka saham di seluruh jaringan. Satu terinfeksi komputer yang mampu menjangkiti ratusan komputer lainnya.
Ini merupakan skenario umum yang banyak buka situs memiliki saham pada server di mana semua pengguna memiliki akses tak terbatas. Tujuan saham ini adalah untuk memberikan universal wilayah dimana semua pengguna dapat bertukar file dan informasi umum. Skenario lain termasuk saham yang tidak ditujukan untuk kepentingan umum, tetapi mereka buka karena kurangnya perencanaan dan keamanan.
Apapun alasan, file ini saham sangat terkena virus seperti Pinfi dan Funlove buka file yang memiliki saham sebagai target untuk infeksi.
Angka di atas menggambarkan sebuah perlindungan workstation (IP: 192.168.0.13) yang diperbolehkan untuk menjalankan file yang terinfeksi virus Pinfi. Workstation yang terinfeksi akan menyebarkan buka file saham pada komputer di jaringan, dengan mencari file-file. Exe dan. Ekstensi SCR pada saham dan kemudian mencoba untuk menulari file-file ini.
Semua server dalam situasi ini dilindungi Diperbaharui dengan perangkat lunak antivirus, yang memonitor sistem file pada server. Sebuah usaha untuk menulari file pada saham ini akan terdeteksi dan virus akan segera dibersihkan.
Masalahnya, bagaimanapun, adalah bahwa workstation masih terinfeksi dan akan kembali menulari file. Exe dan. SCR file segera setelah perangkat lunak antivirus telah melakukan operasi pertama bersih. Kami sekarang memiliki menulari-bersih-menulari siklus yang akan berjalan selama-lamanya, kecuali jika ada sesuatu yang dilakukan dengan infeksi asli: workstation yang terinfeksi.
Menemukan sumber masalah
Dalam sebuah jaringan besar dengan ratusan, bahkan ribuan komputer, dapat benar-benar sulit untuk menemukan ini workstation. Virus Alert pesan biasanya hanya poin pada target file untuk infeksi, yang virus yang ditemukan, dan apa yang telah dilakukan ke file. Tidak jelas diperlukan untuk beberapa informasi tambahan untuk memecahkan masalah ini.
Satu cara untuk memecahkan masalah adalah dengan menggunakan alat eksternal untuk memonitor file yang mungkin terinfeksi. Untuk menghindari terlalu banyak perubahan pada salah satu server yang asli mungkin ide yang baik untuk membuat sebuah tes baru dalam jaringan komputer, membuat buka berbagi pada mesin ini, dan menempatkan salin. Exe file di sini. Pinfi dalam kasus yang kita tahu. Exe file yang menarik untuk menulari sasaran, dan kami salin file dari calc.exe \ Windows direktori ke file baru saham. Calc.exe file yang sekarang menjadi "umpan" untuk infector.
Sebelum kita menghubungkan "umpan" komputer ke jaringan, kita perlu menginstal "sapu tangan" program ini. Kami berpikir Ethereal adalah alternatif yang baik, namun program-program seperti sapu tangan dan Pro Etherpeek akan melakukan juga, tetapi Ethereal dapat didownload secara gratis. Berisi banyak fungsi, sehingga dalam karya ini kita hanya akan menutupi fungsi ini relevan untuk memecahkan skenario tertentu.
Install Ethereal
Anda memerlukan dua komponen:
1. Menginstal dan menjalankan WinPCap driver yang dapat didownload dari winpcap.polito.it
2. Memasang dan menjalankan Ethereal - dapat didownload dari ethereal.com
CATATAN: Walaupun pengalaman kami dengan Ethereal adalah baik, kami tidak mendukungnya, sehingga Anda menggunakannya di risiko Anda sendiri.
Memantau kegiatan pada jaringan
Ketika Ethereal terinstal, pastikan bahwa NVC's On-access scanner sedang berjalan pada komputer, dan memulai NVC Utilities program di mana Anda membuka jendela Pesan.
Sebelum Anda mulai memantau file, pastikan bahwa ia akan menonton terinfeksi oleh virus alert di Pesan jendela. Jika tidak ada virus alert muncul, maka umpan tidak berfungsi. Memeriksa kembali untuk memastikan bahwa direktori yang berisi umpan benar-benar digunakan bersama-sama, dan bahwa semua pengguna memiliki akses penuh ke saham. Jika masih tidak berhasil, Anda mungkin perlu menginstal Ethereal pada salah satu server di mana awalnya muncul infeksi. Beberapa saham infectors hanya menjangkiti saham yang tersedia pada awal program yang terinfeksi. Dalam kasus ini, mencari file di sini untuk mengumpankan untuk infeksi.
Ethereal mulai sekarang. Kami ingin kegiatan menangkap bahwa mesin yang diterima melalui jaringan. Tetapi kita hanya ingin fokus pada kegiatan yang berkaitan dengan umpan, yang merupakan ujian calc.exe file. n pojok kiri bagian bawah ada bidang bertanda Filter: Dalam bidang ini tipe string:
smb.file berisi "calc.exe"
Pilih perintah Capture / Start dan kemudian klik OK. Ambil jendela yang muncul. Mulai sekarang menonton kegiatan di NVC Utilities' Messages window. Secepat ada yang baru infeksi pada umpan kami, Ethereal ambil menutup jendela. Log dari ambil muncul di jendela utama. Pastikan bahwa kita sedang aktif penyaring dengan mengklik Terapkan.
By watching the "Source" dan "Tujuan" kolom sekarang Anda harus dapat melihat alamat IP yang digunakan dalam manipulasi dari calc.exe file. Dalam kasus kami alamat lokal untuk komputer kita adalah 192.168.0.15. Alamat IP yang lain yang terlibat dalam transaksi 192.168.0.13.
Tentunya sebuah komputer dengan alamat 192.168.0.13 is the infector. Sekarang Anda dapat memecahkan masalah oleh isolating dan kemudian melakukan lengkap sesuai permintaan memindai relevan disertakan dengan memperbaiki (es).
Ulangi proses tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada infectors lainnya dalam jaringan.
sumber: Norman antivirus
About
TEXT WIDGET
Blogroll
Blogger Template
Minggu
Ini lah triknya :
IP Address : 192.168.1.10 adalah nomor jaringan yang dipakai untuk komputer/ PC 10.
Subnet Mask : 255.255.255.240 nah sini letak kuncinya nomor 240 adalah setingan jaringan tertutup yang saya buat untuk set komputer 10 unit saja. Bagaimana klo punya PC lebih dari 10 atau kurang dr 10 unit..? dibawah ini adalah subnet mask untk set jaringan :
| 1-2 unit = 255.255.255.252 3-6 unit = 255.255.255.248 6-14 unit = 255.255.255.240 15-30 unit = 255.255.255.224 31-64 unit = 255.255.255.192 |
Jaringan kelas A = 255.0.0.0
Jaringan kelas B = 255.255.0.0
Jaringan kelas C = 255.255.255.0
klo kita pakai jaringan kelas C = 255.255.255.0, nah komputer akan mencari nomor IP Addres dari nomor 1 s/d 255 nomor, sekarang secara logika mana yang lebih cepat mencari 254 unit atau 30 nomor IP Address....? jawabnya tentu 30 nomor IP.
klo yang dicari itu sedikit maka aksesnya akan lebih cepat dan hambatan-hambatan yang timbul juga berkurang dan jika ada Hacker yang ingin masuk ke Jaringan 11 gak bakalan bisa, karena sudah kita tentukan cuma utk 10 unit PC.
Default Gateways : nomor ini digunakan untuk menghubungkan komputer kita ke server, jadi nomor Gateways = nomor IP Address server, kalau untuk server kita jadikan Modem Speedy ini langsung jadi Server dan nomornya adalah 192.168.1.1
Preffered DNS server : Nomor ini kita samakan dengan nomor Gateways (192.168.1.1).
Alternate DNS server : Nomor ini adalah nomor yang ditetapkan telkom (nomor Web Telkom) 202.134.0.155
setelah semuanya kita isi maka kita tinggal klik OK atau keluar dari settingan.
Saran :
1. Jangan buat settingan IP Addres Automatis (sebelumnya saia pake cara ini), karena dengan sistem ini hanya akan mempersulit jaringan untuk mencari nomor IP Addres.
2. Jangan buat nomor IP Address dan Subnet Mask yang melebihi kapasitas komputer yang kita pakai, kalau cuma 10 unit ya pakai aja nomor 1 - 10 dan subnet mask 255.255.255.240
3. Pakai antivirus yang kuat (disarankan yg memiliki Firewall dan Internet Security), karena kalau komputer ber virus atau modemnya juga kena virus apapun triknya dan apapun paketnya, akan tetap lambat karena virus ikut serta jalan-jalan dijalur jaringan kita sehingga jalurnya jadi padat.
Cara Mencek Kecepatan :
1. Ketik di RUN : ping 202.134.0.155 -t
Perhatian tulisan time=130ms atau apalah nomornya yang perlu kita perhatikan semakin kecil nomor yang ditampilkan aksesnya akan semakin cepat tapi kalau sudah nomornya bilangan ribuan 1300 atau 3000 sekian jaringan anda bermasalah atau bahkan sampai sering request time out periksa jaringan anda aman gak dari virus...? kalau benar bervirus, sebaiknya instal ulang aja semua komputer atau format ulang aja, dan instal lagi dengan system yang baru dan pakai antivirus yang kuat.
2. Cara kedua ini dengan cara buka situs hxxp://speedtest.net
kecepatan Download dan Upload dsitu bisa dilihat berapa yang di dapatkan.
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2201033
Kamis


Gambar diatas merupakan jaringan dengan memakai Switch Hub
Tetapi yang akan kita bahas disini adalah jaringan komputer tanpa memakai switch hub, jadi gambarnya adalah sebagai berikut :
Dengan adanya dua perbandingan dua gambar diatas mudah-mudahan jelas maksudnya disini.
Untuk penyambungan kabel tentu juga berbeda, disini kita menggunakan cara Cross Over.
Cara Pengkabelan :
Siapkan kabel UTP dan connector RJ 45 :
Disamping ini adalah gambar UTP dimana masing-masing warna sesuai dengan pasangannya (warna putih). Pasangan warna putih ini jangan sampai ketukar.
Dan gambar disamping ini merupakan Connector RJ45 yang digambarkan beserta susunan pin-nya (kakinya).
Gambar disamping ini namanya Crimping Tool, digunakan untuk menyambung kabel dengan Connector jaringan.
Setelah melihat peralatan diatas sekarang kita menginjak pada cara pengkabelan. Seperti yang diterangkan diatas kita menggunakan konfigurasi Cross Over. Tapi harus diingat, konfigurasi ini hanya digunakan untuk menghubungkan dua komputer secara langsung, jadi konfigurasi kabel ini tidak berfungsi kalau menggunakan switch hub.
Gambar diatas ini merupakan konfigurasi yang harus Anda lakukan dalam pengkabelan. Anggap saja yang disebelah kiri merupakan salah satu ujung kabel yang dihubungkan dengan RJ45, masukan urutan warna kabel sesuai dengan nomer pin-nya. Yang disebelah kiri ini merupakan susunan Standard.
Sedangkan yang disebelah kanan merupakan ujung kabel yang satunya, dan masukkan urutan warna kabel juga sesuai dengan nomer pin-nya. Konfigurasi disebelah kanan ini merupakan Cross Over.
Yang perlu diperhatikan panjang antar ujung kabel jangan sampai melebihi 100 meter.
Setelah kedua ujung kabel di Crimping dengan baik langsung saja di pasang (Plug) pada Ethernet port pada masing-masing komputer. Yakinkan lampu indikator (biasanya terletak didekat port Ethernet) menyala di kedua komputer.
Bagaimana caranya ?
Sebenarnya caranya tidak begitu rumit dimana untuk langkah pertama pastikan dahulu komputer kamu dengan komputer tujuan sudah terkoneksi LANnya caranya pilih start lalu search lalu pilih pilihan computer or people setelah itu langsung pilih search, dan pastikan disitu komputer tujuan name computernya
terlihat dan bisa dimasuki (tershare).
Untuk bisa terkoneksi kita harus mensetting kedua komputer tersebut yaitu
komputer kita dan komputer tujuan.
Setting di komputer kita
Pilih Start lalu lalu Control Panel, lalu pilih Network Connections, lalu pilih set up a home or small office network, setelah next dan next kita akan dihadapkan pada pilihan Select the statment that best describes this computer segera pilih pilihan :
(●) This computer connects to the internet through another computer on mynetwork or through a resedential gateway
Setelah kita pilih next untuk berikutnya pastikan bahwa workgroup dengan komputer tujuan sama yang tentu saja juga jangan lupa jangan sampai nama computer sama dengan computer tujuan, hehe setelah itu ikutin aja alurnya dan selesai deh.
Setting di komputer tujuan
Pilih Start lalu lalu Control Panel, lalu pilih Network Connections, lalu pilih set up a home or small office network, setelah next dan next kita akan dihadapkan pada pilihan Select the statment that best describes this computer segera pilih
pilihan :
(●) This computer connects directly to the internet. The other computers on my network connect to the internet through this computer.
Setelah kita pilih next untuk berikutnya yakinkan bahwa workgroup dengan komputer kita sama yang tentu saja juga jangan lupa jangan sampai nama computer sama dengan computer kita, hehe lagi nich :P setelah itu ikutin aja alurnya dan selesai deh.
Printer belakangan ini sudah semakin murah. Namun jika tiap komputer harus punya satu printer itu namanya pemborosan. Pemakaian printer yang di beberapa warnet yang punya puluhan klien saja sudah cukup ditangani oleh 2 sampe 3 printer. Sebuah divisi dalam sebuah perusahaan yang punya 10 komputer dalam satu ruangan, menurut saya cukup memiliki maksimal 4 printer saja. kecuali perusahaan percetakan yang kerjanya cetak-mencetak dengan frekuensi yang tinggi. Intinya kalo ngomong soal usaha, biaya produksi bisa dikurangi hanya dengan mengurangi printer. Belum lagi faktor cartridge yang harganya hampir sama dengan harga printer itu sendiri… alamak!
Model pemakaian satu printer untuk beberapa user ini sering dikenal dengan Printer Sharing. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk membuat beberapa komputer berbagi satu printer. Mulai dari model jaringan LAN, switch printer, bahkan manual switch alias colokin ke komputer jika perlu saja.
Dalam ulasan kali ini saya akan memaparkan langkah-demi-langkah setting printer agar dapat dipakai oleh beberapa komputer dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing punya Windows. Mungkin bagi sebagian dari Anda tulisan ini sudah tidak relevan lagi, tapi tidak mengapa. Saya sengaja memuat kembali tulisan ini untuk menyediakan referensi bagi rekan yang masih membutuhkan. Terlebih lagi cara ini bisa sangat menghemat penggunaan printer terutama untuk Lab, kantor, rental dan Warnet.
Sebelum memulai langkah berikut saya asumsikan Anda telah menyiapkan jaringan LAN Anda. Masing-masing komputer sudah memiliki IP addres yang tepat dan tergabung daam sebuah workgroup. Di sini saya pakai nama default “WORKGROUP” untuk nama network yang saya gunakan.
Jika Anda masih tertarik untuk menyimak langkah pemilihan kabel dan cara membuat krimping kabel UTP untuk jaringan, silakan klik di sini. Soal topologi jaringan, silakan Anda pilih sendiri sesuai keperluan Anda.
Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut:
Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host.
Yang dimaksud dengan komputer host adalah komputer yang memiliki printer. Kalo di rental atau warnet, seringkali komputer host ini disebut sebagai server layanan. Printer yang ada di komputer inilah yang nantinya dibagi dan dipake rame-rame dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing Windows. Namun ada baiknya Anda pastikan terlebih dahulu bahwa driver printer sudah terinstall dan dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya lakukan langkah berikut:
- Buka Control Panel > Printer and Faxes, klik kanan pada Printer Anda > Pilih Sharing. Dalam contoh ini saya pakai printer HP Deskjet 4300 Series.
- Selanjutnya akan muncul Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Pastikan Anda memilih Checkbox Share this printer, Beri nama sesuka Anda dan akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer Sharing” dan Klik OK.
Sampai di sini setting komputer host sudah selesai.
Selanjutnya Tahap kedua, yakni Setting Printer di komputer klien. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka Control Panel > Printer and Faxes > Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
- Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next
- Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih Network Printer > Next
- Browse printer pada jaringan Anda, pastikan Anda tidak salah alamat
akhiri dengan Next
- Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Utama? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda pilih Yes > Next
- Akhiri Wizard dengan klik Finish.
















